Pada tanggal 13 hingga 26 Juli 2025, delegasi dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri malangmelaksanakan program Student Exchange di Mindanao State University, General Santos City, Filipina. Kegiatan ini diikuti oleh sepuluh mahasiswa dari berbagai departemen/prodi, yaitu empat mahasiswa dari Departemen Bimbingan dan Konseling, dua mahasiswa dari Departemen Pendidikan Luar Biasa, serta empat mahasiswa dari Departemen Teknologi Pendidikan.
Program pertukaran ini bertujuan untuk mempererat hubungan budaya, mengenal sistem dan lingkungan belajar, dan sarana-prasarana kampus MSU, serta merintis jalinan kerjasama akademik diantara kedua universitas. Kegiatan ini diselenggarakan oleh College of Education MSU-GenSan dan dibuka secara resmi oleh Prof. Norman Ralph B. Isla (Vice Chancellor for Student Affairs and Services), serta Dr. Chaty Mae Toquero selaku dosen penyelenggara program. Selain itu, dosen pendamping mahasiswa, Muchammad Irvan, S.Pd., M.Pd., juga berkesempatan mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Emotional Recognition Assistance for Children With Autism Spectrum Disorder.”
Salah satu aktivitas mahasiswa peserta adalah campus tour untuk mengenal lebih jauh fasilitas MSU-GenSan yang memiliki tujuh fakultas, atau yang disebut dengan “College.” Mahasiswa FIP UM juga berkesempatan memeriahkan acara Cultural Night yang menampilkan beragam tarian dan musik tradisional Filipina, serta ikut mencoba permainan tradisional mereka yang dikenal sebagai Larong Pinoy.
Selain itu, mahasiswa FIP UM juga berkesempatan melakukan kunjungan resmi ke kantor Wali Kota General Santos dan berbincang langsung dengan Wali Kota, Lorelie G. Pacquiao. Tak berhenti disitu, kunjungan berlanjut ke Yayasan Mahintana dan Landan National High School di wilayah Polomolok. Yayasan Mahintana dikenal sebagai lembaga yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat setempat.
Salah satu agenda penting lainnya adalah kegiatan ASEAN Model Dialogue bersama para student leader dari MSU, dengan tema diskusi “Student Leadership in Teacher Education.” Diskusi ini menjadi ruang bertukar gagasan seputar kepemimpinan mahasiswa dalam konteks pendidikan guru.
Dalam kesempatan lain, mahasiswa delegasi FIP UM juga berkesempatan mengunjungi Madrasah Education-Based Assistance (MEBA), mitra pendidikan MSU GenSan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan para pendidik serta siswa. Kunjungan ditutup dengan observasi langsung ke sekolah dasar, mahasiswa mempelajari mengenai metode pembelajaran yang diterapkan oleh para guru di tingkat SD.
Seluruh rangkaian kegiatan Student Exchange ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa. Selain memperluas wawasan akademik dan budaya, program ini juga mempererat hubungan antar mahasiswa dan dosen dari dua negara. Mahasiswa FIP UM kembali ke tanah air dengan banyak perolehan pengetahuan dan pengalaman baru, literasi dan perspektif yang lebih luas, serta semangat untuk terus menjalin kolaborasi internasional di masa mendatang. Semoga kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut, dan mampu berkontribusi membangun jembatan persahabatan antarbangsa melalui dunia pendidikan. (Vb)
