Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) pada tanggal 11/04/2015, bertempat di Aula Gedung E1 FIP menyelenggarakan Pelatihan Analisis Data dengan menggunakan Analisis Regresi. Pelatihan ini ini diikuti oleh 104 orang mahasiswa dari Jurusan Administrasi Pendidikan (AP). Pelatihan dibuka oleh Ketua Jurusan AP FIP UM, Dr. H. Achmad Yusuf Sobri, M.Pd beliau mengatakan Pelatihan Analisis Data ini berguna bagi mahasiswa yang menempuh matakuliah Metodologi Penelitian Kuantitatif dan matakuliah Skripsi. Analisis data dengan menggunakan analisis regresi banyak digunakan oleh mahasiswa Jurusan AP yang menulis skripsi dengan pendekatan kuantitatif. Dengan pelatihan ini akan memberikan kemudahan mahasiswa dalam mengerjakan skripsi dengan lebih baik dan lebih cepat.
Pelatihan ini menghadirkan tiga orang narasumber, yaitu Dani Prasetio Hartanto, S.Si, Nur Asfi Royhan, S.Si, dan Heru Gunawan dari Arena Statistik Malang.
Kemampuan analisis data akan memberi kemudahan untuk mahasiswa dalam aktivitas penelitiannya, baik skripsi maupun PKM. Analisis regresi setidak-tidaknya memiliki tiga kegunaan, yaitu untuk tujuan deskripsi dari fenomena data atau kasus yang sedang diteliti, untuk tujuan kontrol serta sebagai prediksi. Regresi mampu mendeskripsikan fenomena data melalui terbentuknya suatu model hubungan yang bersifat numerik. Regresi juga dapat digunakan untuk melakukan pengendalian (kontrol) terhadap suatu kasus atau hal-hal yang sedang diamati melalui penggunaan model regresi yang diperoleh. Selain itu, model regresi juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan prediksi variabel terikat.
Analisis regresi merupakan salah satu teknik analisis statistika yang paling banyak digunakan. Analisis regresi baik yang linear maupun yang nonlinear. Pada kejadian sehari-hari terdapat hubungan sebab akibat yang muncul, baik yang terjadi pada bidang sains, sosial, industri maupun bisnis. Kejadian-kejadian tersebut dapat dimodelkan dalam bentuk fungsi regresi. Secara umum, analisis regresi berkenaan dengan studi ketergantungan suatu variabel dependen (tak bebas) pada satu atau lebih variabel independen (bebas), dengan maksud ketergantungan model itu dapat dipergunakan sebagai alat prediksi kejadian untuk waktu yang akan datang.
Salah satu tujuan dalam analisis regresi adalah mengestimasi koefisien regresi dalam model regresi. Model regresi merupakan suatu cara formal untuk mengekspresikan dua unsur penting suatu hubungan statistik, yaitu kecenderungan berubahnya variabel tak bebas secara sistematis sejalan dengan berubahnya variabel bebas dan berpencarnya titik-titik di sekitar kurva taksiran model itu. Metode yang biasa digunakan untuk mengestimasi koefisien regresi yaitu metode kuadrat terkecil. Namun, metode ini mensyaratkan bahwa distribusi data harus memenuhi asumsi klasik dari regresi, yaitu linear dalam parameter
Analisis regresi merupakan salah satu analisis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain. Dalam analisis regresi, variabel yang mempengaruhi disebut Independent Variable (variabel bebas) dan variabel yang dipengaruhi disebut Dependent Variable (variabel terikat). Jika dalam persamaan regresi hanya terdapat satu variabel bebas dan satu variabel terikat, maka disebut sebagai persamaan regresi sederhana, sedangkan jika variabel bebasnya lebih dari satu, maka disebut sebagai persamaan regresi berganda.
Kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dengan hasil yang optimal. Semua narasumber hadir dan peserta juga antusias dalam mengikuti setiap sesi. (Mt.)