Dalam rangka implementasi kerjasama dan kolaborasi internasional, para mahasiswa dan dosen UITM (Universiti Teknologi Mara) Malaysia serta UCMI (Universiti College MAIWP International) Malaysia mengikuti kegiatan Summer Course Program di FIP UM. Kegiatan yang didesain secara hybrid ini, didasari oleh hubungan yang telah terjalin baik antara UITM dan FIPUM. Rancangan kegiatan yang telah didesain sedemikian rupa, didahului oleh koordinasi antara kedua pihak, sehigga paduan antara daring dan luring dapat difasilitasi dengan optimal. Kegiatan dikemas edukatif-akademik- kultural, sekaligus bernuansa edutainment tersebut diikuti secara antusias oleh para mahasiswa UITM. Sejak hari pertama kedatangan di bandara Juanda, para mahasiswa UITM telah berdiskusi dengan para mahasiswa pendamping FIP UM, terkait gambaran sosial-budaya dan fenomena kependidikan di Indonesia, khususnya di Malang. Kegiatan summer course program ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FIP, Dr. Arbin Janu Setiyowati, dihadiri tim kerjasama internasional FIP beserta jajaran pimpinan departemen dan tendik FIP.
Pada hari kedua program, para mahasiswa UITM mengikuti kegiatan Practising Javanese Traditional Culture, sebuah kegiatan yang menarik, para mahasiswa Malaysia berkesempatan mengenal budaya tradisonal Jawa, berlatih alat musik gamelan Jawa, mengenal pakaian tradisional Jawa, yang difasilitasi oleh Dr. Muh. Arafik dan Munaisra Tirtaningsih, M.Pd.
Setelah itu, mahasiswa UITM berkesempatan mengunjungi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UM, yang dilanjutkan dengan sesi Campus Tour. Pada hari berikutnya, mhasiswa UITM mengikuti perkuliahan research methodology. Pada malam harinya, tepatnya pada dini hari, seluruh mahasiswa beserta dosen mengunjungi gunung Bromo. Sesampai di Malang, rombongan bersiap mengikuti kuliah research methodology. Pada tanggal 10 Oktober, para mahasiswa beserta dosen UITM menghadiri ICET (international conference in educational technology), di hotel Ijen Suites Malang. Para mahasiswa antusias mengikuti tema “Digital Resilience and Empowering Ethical Artificial Intelligence for Education”, yang disajikan oleh narasumber dari empat negara. Kehadiran mereka merupakan sesi terakhir dalam summer course program ini. Racikan kegiatan yang disajikan FIP UM memberikan pengalaman yang sangat impresif bagi para mahasiswa dari UITM. Disamping itu, jalinan persaudaraan dan persahabatan diantara mahasiswa kedua bangsa tersebut, mampu menumbuhkan persaudaraan erat sekaligus performa kolaboratif di antara UM dan UITM, serta relevan dengan upaya pencapaian SDG 4 dan 17. (epa)











