Malang, 1/4/2019. Dalam rangka meningkatkan wawasan dan keterampilan mahasiswa dan dosen tentang electronic learning, blended learning, online learning, digital literacy, Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang melaksanakan kegiatan Kuliah Tamu. Kuliah tamu dilaksanakan pada hari Senin, 01 April 2019 bertempat di Aula E1 FIP UM. Adapun pemateri yang menyampaikan materi yakni Dr. Alastair Creelman Dosen dan staff ahli e-learning dari Linneaus University Swedia. Kuliah tamu di hadiri oleh para dosen dan mahasiswa jurusan TEP baik dari program sarjana, dan pascasarjana. Kuliah tamu dimoderatori oleh salah satu dosen TEP yakni Bapak Taufik Ikhsan Slamet, S.Pd., M.Pd.
Dalam materinya Dr. Alastair menyampaikan beberapa materi tentang e-learning, online learning, blended learning, dan learning in digital era. Secara umum beliau menyampaikan konsep, contoh-contoh serta aplikasi yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran online. Sebagai contoh beliau menyampaikan beberapa faktor penentu keberhasilkan pembelajaran yang baik diantaranya kejelasan struktur materi, mudah digunakan, interaktif dan kolabotaif, serta fleksibel dan variatif, di samping itu inklusif, mendukung komunitas, dan sistem pendukung khususnya menyangkut hal teknis seperti koneksi, jaringan, dan ketersediaan perangkat pedukung.
Beberapa fitur yang harus ada dalam layanan pembelajaran online seperti panduan penggunaan, panduan akses, tanya jawab, dan lain-lain. Beberapa kelemahan model diskusi secara langsung di kelas diataranya pembelajaran berpusat kepada pengajar, keterbatasan tingkat partisipasi, lebih banyak hal spontan yang belum tentu melalui proses reflection dan lain-lain. sedangkan apabila kita gunakan model pembelajaran asinkronus kita bisa menggunakan banyak fasilitas seperti sosial media, waktu diskusi lebih lama, waktu refleksi lebih lama juga sehingga proses mental berpikir bisa lebih optimal.
Dalam kontek penilaian secara online menawarkan beberapa kelebihan seperti proses penulisan bersama melalui googlge docs, pendidik dapat berpartisipasi dalam penulisan tugas, terjadinya proses penilaian sebaya, dan pemberikan umpan balik yang baik dalam mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilan secara bermakna.
Beberapa metode pembelajaran yang dapat dilakukan dalam pembelajaran online diantaranya adalah menggunakan perangkat penyusun mindmapping. Beberapa perangkat yang dapat digunakan seperti Coogle, Mincmeister, Popplet, dan lain-lain. Aplikasi tersebut menawarkan proses membuat mindmapping secara bersama-sama. Adapun untuk kegiatan diskusi melalui video dapat menggunakan aplikasi Flipgfid, VouiceThread dan lain-lain.
Bagaimana cara melaksanakan kegiatan online learning, pertama harus memiliki strategi untuk mengembangkan online learning, kemudian membuat budaya inovasi dan berbagi, program pengembangan pendidik, kerjasama tim yang solid, courses design, dan sistem pendukung baik yang berwujud (komputer), tenaga tekniksi, maupun tidak berwujud (koneksi internet).
Para peserta terlihat antusias menyimak materi dari awal sampai akhir. Beberapa peserta berkesempatan untuk bertanya jawab dengan pemateri. Begitu juga pemateri, dari awal sampai akhir semangat dalam membawakan materinya. (Nc)