Mahasiswa dari Fakultas Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) sebagai bagian dari Program Green Campus FIP. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Eny Nur Aisyah, S.Pd.I., M.Pd. dan melibatkan mahasiswa yang menjadi anggota program ini.
Penanaman TOGA dilakukan di area sekitar Gedung D6 FIP dengan tujuan memperkuat kesadaran mahasiswa akan pentingnya konservasi lingkungan dan penggunaan tanaman obat tradisional. Beberapa tanaman yang ditanam dalam kegiatan ini meliputi jahe, kunyit, temulawak, cengkeh, dan lain sebagainya. Tanaman yang ditanam tentunya bermanfaat untuk kesehatan.
Dr. Eny Nur Aisyah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun budaya kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya didorong untuk peduli terhadap lingkungan, tetapi juga untuk memahami potensi tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Penanaman TOGA bukan hanya kegiatan penghijauan, tetapi juga sarana untuk mendidik mahasiswa tentang tanaman obat yang mudah ditanam dan memiliki manfaat kesehatan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar secara langsung tentang proses penanaman, perawatan tanaman, dan fungsi berbagai tanaman herbal yang umum digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia. Selain itu, keberadaan tanaman obat di kampus juga diharapkan menjadi sumber pembelajaran bagi komunitas akademik.
Program Green Campus sendiri merupakan inisiatif untuk mendukung penciptaan lingkungan kampus yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan penanaman TOGA merupakan salah satu implementasi konkret dari gerakan ini.
Mahasiswa yang terlibat berpartisipasi dengan antusias dalam proses penanaman, mulai dari menyiapkan tanah, mengatur lahan, hingga menanam bibit. Kegiatan ini juga menjadi forum kolaborasi antar mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih indah dan produktif.
Kemudian, tanaman yang telah ditanam akan dirawat secara rutin oleh mahasiswa sebagai bagian dari keberlanjutan program. Dengan adanya kebun TOGA di lingkungan FIP UM, diharapkan kampus tidak hanya menjadi tempat untuk pembelajaran akademik, tetapi juga ruang untuk pendidikan tentang penggunaan bijak sumber daya alam.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa FIP UM menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung gerakan kampus hijau sambil menjaga pengetahuan tentang tanaman obat yang telah lama menjadi bagian dari kebijaksanaan lokal masyarakat Indonesia.



