Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (FIP UM) baru-baru ini meresmikan meresmikan kerjasama dengan 31 entitas berbeda melalui acara penandatanganan yang berlangsung di aula FIP di gedung D3 lantai 2 pada hari Selasa, 5 Maret 2024.
Dekan FIP UM, Dr. Ahmad Yusuf Sobri, S.Sos, M.Pd menyatakan kerjasama ini dirancang untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi selama lima tahun ke depan. Tujuan utama dari kerjasama ini adalah untuk memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan manusia melalui pelibatan berbagai mitra penting seperti Biro Humas Kementerian Pertanian RI, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Politeknik Angkatan Darat Matang, PT Tanduria Agromedia Indonesia, Kizania Surabaya, PT. Deazha Prima Nusantara, dan lainnya.
Kerjasama diiplementasikan dalam berbagai program pendidikan, termasuk pengajaran, yang bisa direalisasikan melalui berbagai kegiatan seperti kuliah tamu, kuliah oleh pakar, dan peran dosen praktisi dalam proses perkuliahan mahasiswa. Program ini juga akan mendukung inisiatif Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa, serta meningkatkan kerjasama di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Yusuf menegaskan pentingnya peran dosen praktisi dalam membagikan pengalaman nyata dari industri kepada mahasiswa, membantu mereka mendapatkan pemahaman yang lebih aplikatif dan bukan hanya teoritis.
Menurut Yusuf, kolaborasi ini mencerminkan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditekankan oleh Rektor, yaitu kerjasama dengan komunitas sebagai indikator kesuksesan dan pengakuan di tingkat higher education dan peringkat universitas dunia (WUR), menilai keterkenalan kampus di masyarakat. Salah satu tujuan strategis lainnya adalah untuk mendekatkan FIP UM kepada masyarakat, menunjukkan bahwa kerjasama ini tidak hanya menguntungkan FIP UM tetapi juga merupakan kesempatan bagi dunia usaha dan industri untuk berintegrasi dengan institusi pendidikan.
FIP UM akan mendapatkan keuntungan dari kehadiran dosen praktisi, mengundang mitra untuk mengajar dalam periode tertentu, sekaligus memberi kesempatan kepada mitra untuk memanfaatkan tenaga pengajar FIP UM sebagai narasumber. Yusuf menegaskan bahwa kerjasama ini bersifat timbal balik, dimana kedua pihak memiliki kebutuhan yang dapat dipenuhi.
Penandatanganan kesepakatan yang dihadiri oleh wakil dekan, ketua departemen, dan perwakilan dari entitas mitra, dengan dekan mengharapkan kerjasama ini akan membawa perubahan positif dalam pendidikan dan pengembangan manusia, berkomitmen untuk memperluas jaringan mitra dan membangun ekosistem pendidikan yang inklusif. UM berharap bahwa kerjasama ini akan memberikan kontribusi penting terhadap penyusunan kurikulum yang lebih relevan dengan tren industri saat ini.
Segenap mitra yang hadir merespon positif insiasi dalam kesepatakan kerjasama FIP UM sebagai wadah yang positif untuk dilakukan. Kesepakatan kerjsama ini dapat menjembatani komunitas praktisi dengan akademisi untuk menyiapkan mahasiswa sebagai generasi yang lebih siap, adaptif, dan mumpuni melalui pengalaman belajar langsung di lapangan. Mahasiswa akan semakin teredukasi dalam program parktisi mengajar, sehingga mereka akan memperoleh pengalaman bermakna yang sangat luar biasa. Segenap jajaran Pimpinan FIP UM mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah hadir, atas dukungan dan kerjasamanya. (Eny-Red)





















