Seminar Nasional Pendidikan

No comment 1601 views

2 1

Seminar Nasional Pendidikan

"Meningkatkan Layanan Guru dan  Kepala Sekolah dalam Penumbuhan Budi Pekerti"

Jurusan Administrasi Pendidikan Fakulatas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, Sabtu, (24/10/15), bertempat di  Gedung Aula Utama A3 Jl. Semarang No 5 Malang, menyelenggarakan seminar nasional pendidikan dengan mengambil thema Meningkatkan Layanan Guru dan Kepala Sekolah dalam Peneumbuhan Budi Pekerti. Seminar ini dikuti oleh 100 orang peserta terdiri dari Mahasiswa/pelajar Guru dan kepala sekolah, DinasPendidikanKab/Kota, serta PraktisiPendidikanTinggi

 

Pembicara dalam seminar ini adalah SumarnaSurapranata, Ph.D (Dirjen Guru danTenagakependidikan) tema KebijakanPengembanganKualitas guru danKepalaSekolah; Dr. BurhanuddinTolla (MantanKapuspendikKemdikbud) tema Sistem penilaian pendidikan bermutu; Prof. Dr. MuklasSamani, M.Pd (StafAhliKemdikbud) tema Penumbuhan Budi Pekerti; Prof. Dr. Ali Imron, M.Pdtema Tata kelola guru; dan H. Burhanuddin, M.Ed. Ph.D. tema Tata kelolaKepalaSekolah.

Tujuan dilaksankan seminar ini adalah Mencari ide-ide kreatif dan segar dalam mengembangkan interaksi edukatif diantara kepalasekolah, guru dansiswa yang lebih konstruktif; Merumuskan sistem layanan kepala sekolahdan guru yang mampu membangkitkan semangat akademik siswa, serta menemukan strategi yang relevan dalam meningkatkan kompetensi dan kapabilitas guru dan kepala sekolah.

Adapun latar belakang dilaksanakan seminar ini, karena kunci sukses pelaksanaan pendidikan tidak bisaterlepas  dari peran yang dilakukan kepala sekolah dan guru. Menurut pendapat beberapa ahli posisi tersebut disebut sebagai Headmaster and teacher are privileged positionyaituposisi yang sangat teristimewa yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Klien utama dari layanan kepala sekolah dan guru adalah para siswa, tingkat kualitas layanan yang disajikanakan sangat menentukan kualitas lulusan sekolah. Konteks layanan pendidikan tidak hanya yang termaktub dalam tugas pokok dan fungsi guru dan kepala sekolah, mengingat klien pendidikan adalah manusia yang memiliki potensiakal, pikir, karsadan rasa maka cara melayaninya tidak statis melainkan dinamis dan fleksibel. Proses pelayanan harus melibatkan hati dan perasaan, hubungan siswa dan pendidik bersifat interaksi educatif, dimana masing-masing individu memiliki peran yang saling mengisi. Beberapa permasalahan pendidikan yang bersumber dari siswa pada dasarnya adalah imbas dari pola interaksi akademik yang belum berjalan dengan baik. Kenakalan remaja, tawuran antar pelajar, capaian nila iakademik yang rendah, perilaku pelajar yang kurang baik bias jadi muara masalahnya adalah berada pada kualitasi interaksi educatif yang masih rendah.

Seminar inidigagas dan dilaksanakan dengantujuan utama untuk mengembangkan sebuah formula system layanan guru dan kepala sekolah yang konstruktif terhadap potensi siswa. Permasalahan seputar perilaku dan  budi pekerti akan lebih mudah diatasi apabila guru dan kepala sekolah memiliki standar dalam interaksi edukatif. (Mt.)

author