Pengenalan teknik orientasi mobilitas untuk mengenal lingkungan sekolah siswa tunanetra kelas i Sdlb A/D Kemala Bhayangkari Trenggalek

Susmianto

Tunaetra adalah seseorang yang mengalami kerusakan pada indera penglihatannya sehingga pandangan terganggu. Orientasi dan mobilitas adalah suatu sarana untuk pembelajaran gerak dari satu tempat ke tempat lain dengan indera yang masih ada atau berfungsi dengan cepat. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk beberapa hal, yaitu (1) untuk mendiskripsikan teknik orientasi mobilitas untuk mengenal lingkungan sekolah siswa tunanetra kelas I SDLB A/D Kemala Bhayangkari Trenggalek saat kondisi baselin, (2) untuk mendiskripsikan teknik orientasi mobilitas siswa tunanetra kelas I SDLB A/D Kemala Bhayangkari Trenggalek setelah kondisi intervensi petunjuk titik titik tempat, (3) untuk mendiskripsikan adanya pengaruh pengenalan teknik orientasi dan mobilitas untuk mengenal lingkungan sekolah siswa tunanetra kelas I SDLB A/B Kemala Bhayangkari Trenggalek.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian singgle subject research (SSR) dengan desain AB. Desain AB digunakan untuk mengukur perubahan target behavior pada baselin A hingga intervensi B. Subjek penelitian menggunakan siswa tunanetra yaitu V (15 tahun). Jenis instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar penilaian dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kenaikan skor saat baselin menuju ke intervensi. Keadaan ini ditunjukkan pada penilaian kemampuan teknik orientasi dan mobilitas saat baselin (A) menunjukkan antara 51% - 57% dengan nilai mean level 54,8%. Pada kondisi intervensi (B) kemampuan teknik orientasi mobilitas menunjukkan antara 72% - 80% dengan mean 76,4%. Perolehan nilai persentase overlap antara baselin (A) ke intervensi (B) sebesar 0%. Perolehan nilai persentase overlap semakin kecil nilai persentase maka semakin baik pengaruh intervensi terhadap target behavior.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh orientasi dan mobilitas terhadap kemandirian siswa tunanetra kelas I SDLB A/B Kemala Bhayangkari Trenggalek, sehingga saran kepada guru dan sekolah untuk melatih kemampuan orientasi dan mobilitas kepada siswa tunanetra untuk meningkatkan kemandirian siswa di sekolah.

Kata kunci: Orientasi dan Mobilitas, Teknik Orientasi Mobilitas, Tunanetra

author