Pengembangan Multimedia Pembelajaran Tematik “Indahnya Alam Negeriku” Untuk Peserta Didik Tunagrahita Kelas VI di Pendidikan Khusus Negeri Seduri

Purwati, Ridha

Adanya hambatan guru dalam mengajar materi tematik dikarenakan belum tersedianya media yang memadai, untuk itu perlu pengembangan multimedia pembelajaran tematik. Multimedia pembelajaran tematik yang disusun harus disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Karakteristik siswa tunagrahita mempunyai kemampuan berfikir kongkrit dan mudah sekali lupa, harus menggunakan kata sederhana dan mudah dipahami, sehingga mengharuskan guru untuk membuat suatu media pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan menarik. Pengembangan multimedia pembelajaran tematik ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk multimedia pembelajaran yang dapat mengatasi hambatan dalam proses pembelajaran tematik untuk siswa tunagrahita dan meningkatkan pengetahuan dan motivas siswa tunagrahita.
Rancangan penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Populasi dari penelitian ini adalah 6 siswa tunagrahita yang mengikuti pembelajaran tematik. Prosedur penelitian dan pengembangan ini terdiri dari (1) analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi ahli yaitu uji coba oleh guru, ahli media, dan ahli materi, (5) revisi I yaitu merevisi hasil uji coba, (6) uji coba lapangan, (7) revisi II, (8) uji coba lapangan operasional, (9) penyempurnaan produk akhir, dan (10) diseminasi dan implementasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif berupa jenis data kuantitatif berdasarkan instrumen validasi ahli multimedia, ahli materi, calon pengguna (guru), dan audiens (siswa).
Hasil penelitian pengembangan multimedia pembelajaran tematik bagi siswa tunagrahita ini menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran dinyatakan layak oleh ahli multimedia dengan perolehan skor 90.5, layak oleh ahli materi dengan perolehan skor 83, dan valid oleh calon pengguna dengan perolehan skor 84.5. Dari ketiga ahli diperoleh skor rata-rata sebesar 86 yang dinyatakan bahwa multimedia pembelajaran tematik ini layak. Uji coba lapangan awal pada siswa tunagrahita yang mengikuti pembelajaran tematik berjumlah 6 siswa juga dinyatakan efektif dengan perolehan lima orang siswa memenuhi nilai SKM yang telah ditentukan.
Berdasarkan hasil pengembangan multimedia pembelajaran tematik yang divalidasi oleh ahli media, ahli materi tematik, dan praktisi, data nilai yang diperoleh yakni valid. Disarankan bagi calon pengguna untuk mengimplementasikan multimedia pembelajaran tematik disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran yang sama.

Kata kunci: pengembangan multimedia pembelajaran, tema Indahnya alam negeriku, tunagrahita

author