Pengembangan Handout Bergambar dengan Kamus Istilah Mata Pelajaran IPA Siswa SMALB-B YPTB Malang

Wahaddyan, Hindam

Siswa tunarungu merupakan individu yang mengalami hambatan pendengaran yang membawa dampak kompleks terutama gangguan intelektual dan hambatan komunikasi yang berhubungan dengan bahasa serta kosakata. Kebanyakan siswa tunarungu menganggap pelajaran IPA sulit untuk dipelajari karena banyak terdapat istilah ilmiah dan banyak mempelajari tentang konsep-konsep, padahal pelajaran IPA sangat penting karena berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan alam sekitar. Dalam pembelajaran IPA diperlukan media pembelajaran yang dapat divisualisasikan karena tunarungu merupakan “insan pemata”. Oleh karena itu melalui penelitian ini dikembangkan Handout IPA yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan siswa.
Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan Handout bergambar dengan kamus istilah mata pelajaran IPA bagi siswa SMALB-B YPTB Malang yang dapat memudahkan siswa tunarungu kelas X semester 2 dalam belajar memahami konsep-konsep serta mengeksplor alam sekitar yang berhubungan dengan kehidupan. Pengembangan Handout bergambar ini mengadaptasi langkah-langkah model Borg & Gall (1983) yang terdiri atas 7 tahap. Subjek uji coba produk adalah ahli materi, ahli media, ahli praktisi, calon pengguna, uji kelompok kecil dan kelompok besar yang masing-masing terdiri dari 2 dan 6 siswa kelas X SMALB-B YPTB Malang dengan pre test dan post test.
Hasil pengembangan menunjukkan tingkat kevalidan Handout. Hasil penilaian ahli materi memperoleh skor 94% (sangat layak), ahli media 99 % (sangat layak), ahli praktisi 82% (sangat layak), calon pengguna ditemukan beberapa istilah ilmiah yang belum dicantumkan pada kamus istilah dan kemenarikan. Demikian hasil uji kelompok kecil dan kelompok besar, didapatkan penilaian terhadap produk bahwa Handout bergambar dengan kamus istilah mata pelajaran IPA layak digunakan.
Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini secara teoritik Handout bergambar dengan kamus istilah telah dinyatakan valid oleh ahli materi, ahli media ahli praktisi, dan calon pengguna. Berdasarkan hasil uji coba produk di lapangan, didapatkan hasil kebertepatan secara praktik serta efektif digunakan dengan ditunjukkannya peningkatan hasil belajar dan pencapaian KKM. Saran yang diajukan adalah: (1) guru hendaknya mampu memahami isi Handout dan melakukan pendampingan secara individual terhadap siswa yang mengalami kesulitan (2) peneliti selanjutnya hendaknya mengembangkan Handout dalam beberapa tema pembelajaran, dan memperbanyak keragaman populasi dan wilayah penelitian.

Kata Kunci: Handout bergambar, kamus istilah, IPA, Tunarungu

author