Hubungan Antara Diet Bebas Gluten Dan Kasein Dengan Perilaku Hiperaktif Anak Autis Di Kota Malang

Hapsari, D A P

Diet bebas gluten dan kasein merupakan salah satu terapi yang diberikan
kepada anak autis untuk mengurangi simphom autisma yang disandang anak. Diet
bebas gluten dan kasein adalah pengurangan atau penghilangan makanan dan
minuman yang mengandung gluten dan kasein. Perilaku hiperaktif adalah
kemampuan seseorang untuk bergerak secara berlebih dan terkadang lebih sulit
untuk diatur atau dikendalikan.
Penelitian ini untuk menjawab rumusan masalah, yaitu (1) Seberapa
banyak diet bebas gluten dan kasein diberikan pada anak autis di Kota Malang, (2)
Seberapa perilaku hiperaktif anak autis di Kota Malang, (3) Apakah terdapat
hubungan diet bebas gluten dan kasein dengan perilaku hiperaktif anak autis di
Kota Malang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, sedangkan jenis
penelitianyang digunakan yaitu deskriptif korelatif. Pengumpulan data
menggunakan angket atau kuesioner, lembar observasi, dan wawancara. Sampel
penelitian ini adalah sampel jenuh (31 anak). Validitas instrumen diuji
menggunakan SPSS 16.0 for Windows dengan rumus Product Moment Pearson.
Realibilitas diuji menggunakan SPSS 16.0 for windows dengan rumus koefisien
Alpha (). Analisis data yang digunakan adalah uji analisis kai kuadrat k sampel.
Hasil analisis korelasi Kai Kuadrat k sampel karena 
   
    

  
maka H0 diterima dan H1 ditolak. Dapat ditarik kesimpulan
bahwa tidak terdapat hubungan yang positif antara diet bebas gluten dan kasein
dengan perilaku hiperaktif anak autis. Jika orangtua menerapkan diet bebas gluten
dan kasein tidak akan berpengaruh terhadap perilaku hiperaktif anak autis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makanan dan minuman berbahan
dasar gluten dan kasein tidak memberikan pengaruh yang positif pada perilaku
hiperaktif anak autis di Kota Malang. Pada hasil wawancara pengaruh terlihat
berbeda pada setiap anak autis. Ada yang memberikan dampak positif dan ada
yang tidak memberikan dampak sama sekali. Sehingga Diet bebas gluten dan
kasein dapat diberikan secara individu, setiap anak autis penerapan diet bebas
gluten dan kasein dengan gangguan perilaku hiperaktif mendapatkan perlakuan
yang tidak sama antara satu anak dengan anak lainnya.

Kata Kunci : Diet Bebas Gluten dan Kasein, Perilaku Hiperaktif, Anak Autis

author