BELA NEGARA DAN WAWASAN KEBANGSAAN MAHASISWA FIP UM BERSAMA POLTEKAD BATU

Malang- Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) bekerjasama dengan POLTEKAD (Politeknik Angkatan Darat) Batu menyelenggarakan peningkatan karakter mahasiswa melalui kegiatan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan selama 3 hari yang dimulai tanggal 21-23 September 2018 untuk Gelombang 1 yang diikuti jurusan Bimbingan dan Konseling (BK), Teknologi Pendidikan (TEP), Administrasi Pendidikan (AP), Pendidikan Luar Sekolah (PLS), dan Pendidikan Luar Biasa (PLB) kurang lebih 521 mahasiswa angkatan 2018.

Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk jatidiri mahasiswa yang tangguh dan ulet serta memupuk rasa kesatuan dan persatuan bangsa dalam menjaga NKRI.

Universitas Negeri Malang khususnya FIP tidak hanya memberikan bekal ilmu tentang paedagogi saja namun juga membekali mahasiswa dalam menjaga keutuhan NKRI.
Selama 3 hari adalah waktu yang sangat singkat namun setidaknya mahasiswa sudah mendapatkan bekal Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan sebagai pola yang bisa membentuk karakter mahasiswa.

Kegiatan ini disambut dan sangat didukung oleh Dekan FIP UM, Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd, beliau sendiri yang melepas ratusan mahasiswa ditengah terik sinar matahari di Stadion Cakrawala UM dan didampingi para Ketua Jurusan dan Para Pendamping HMJ. Sebelum acara serah terima Dekan berpesan kepada mahasiswa agar kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib supaya materi yang disampaikan membentuk karakter,selain itu mahasiswa harus berjiwa pancasila,memiliki rasa nasionalisme dan Patriotisme dalam menjaga keutuhan NKRI. Serah terima mahasiswa FIP UM ke Poltekad dilaksanakan dengan ditandai serah terima berkas.

Hadir pula Letkol Kusnadi, dalam upacara pelepasan sekaligus menjemput langsung mahasiswa, dalam sambutanya beliau menyampaikan mulai sekarang mahasiswa adalah anak didik Poltekad selama 3 hari kedepan, diharapkan diikuti dengan baik.

Turut berpartisipasi segenap ORMAWA FIP UM selama kegiatan berlangsung, ada yang istimewa ada beberapa mahasiswa yang disabilitas namun tidak menyurutkan semangat mengikuti kegiatan ini, meski untuk kegiatan fisik tidak harus mengikuti.
Berbagai materi yang mengolah otak n fisik menjadi keseruan bagi mahasiswa. Salah satu mahasiswa yang menjadi peserta enggan disebut namanya terkesan dengan kegiatan ini minimal ada cerita selama menjadi mahasiswa dan mengetahui cara mengatur waktu sehingga kapan saatnya kuliah, organisasi, bermain HP karena saya di Malang kost, jadi sudah saatnya mengubah pola pikir dan tindakan.

Diklat ditutup Wakil Dekan III, Dr. Dedi Kuswandi, M.Pd, menyampaikan mahasiswa apa yang didapat diaplikasikan dalam kehidupan kampus dan ucapan terima kasih atas kerjasamanya dan akan dilanjut gelombang II.

Penulis: Wahyu Sulistyowati, S.Pd
Pengambil gambar: M. Eko Budi P., S.Pd

Editor: Gandhi Dwi Mardianto, S.Kom

WhatsApp Image 2018-09-24 at 01.07.54 WhatsApp Image 2018-09-24 at 01.07.58 WhatsApp Image 2018-09-24 at 01.08.01 WhatsApp Image 2018-09-24 at 01.08.08 WhatsApp Image 2018-09-24 at 01.08.10 WhatsApp Image 2018-09-24 at 01.08.11

author